.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }
Tampilkan postingan dengan label INFO RAMADHAN 1437 H. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO RAMADHAN 1437 H. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2016

Harga Merangkak Naik, Bulog Divre Kaltimra Operasi Pasar


Balikpapan, Monitor Kaltim.com-Perusahaan Umum (Perum) Badan Usaha Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Kalimantan Timur daan Utara (Kaltimra) melakukan operasi pasar, guna menekan harga pasar yang kini telah pelan-pelan merrangkak naik di wilayah kerja perusahaan itu.
Untuk tahap awal ini Bulog Divre Kaltimra melakukan operasi psar dengan menggelar pasar murah untuk produk-produk tertentu, seperti : beras, gula pasir dan daging sebagai wujud komiten perusahaan itu untuk menstabilkan harga yang mulai meninggi dari harga normal sebelumnya.

Kepala Divre Bulog Kaltimra Yayan Suyatna mengemukakan pihaknya sengaja melakukan operasi pasar in denga menggandeng pemkot sebagai mitranya dalam pendistribusian produk-produk yang ditawarkan perusahaannya.

“Jadi kami mengandeng Pemerinta Kota Balikpapan , untuk memudahakan kami mengetahui titik-titik yang rawan dengan gempuran harga yang secara drastis mengalami kenaikan untuk digendalikan agara masayrakat tidak dirugikan dengan gejolak harga pasar terssebut”, ungkap Yayan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/6).

Sementara itu, Salah anggota Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pasar Bulog Divre Kaltimra di Balikpapan Fahri menyatakan bahwa untuk saat inipihaknya menjual beberapa produk dengan harga yang jauh di bawah harga pasaran.

“ Kami menjaul beras premium dan reguler , gula pasar dan daging hewan yang senagaja didatangkan dari Jakarta. Sedangkan beras kami ambil dari gudang bulan yang selama ini kami simpan untuk operasi pasar jika terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat luas, terutama keluarga miskin (gakin)”, jelas Fahri saat menggelar Pasar Murah di depan Kantor Bulog

Untuk beras premium kami mematok harga sebesar Rp per lima Kg, sedangkan untuk gula pasir sekilonya sebesar Rp15 ribu dan daging sebesar Rp80 ribu rupiah . Ini kami tempuh untuk mengendalikan harga daging yang kini sudah mencapai Rp140 rupiah di pasaran” jelas Fahri.(naim)
















Rabu, 08 Juni 2016

IZI Kaltim Gandeng BDI Total E&P Indonesia Kelola Zakat

Badan Dakwah Islam (BDI) TOTAL E&P Indonesia melakukan kesepakatan kerjasama program pengelolaan Zakat, Infak dan Sedeka dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Kalimantan Timur . (FOTO : Izi Kaltim)

BALIKPAPAN,MONITORKALTIM.COM - Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Kalimantan Timur dan Badan Dakwah Islam (BDI) TOTAL E&P Indonesia melakukan kesepakatan kerjasama program pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah.

Hasil kesepakatan tentang pengelolaan ZIS tersebut tertuang dalam Memorendum of Understanding (MoU) yang ditandatangani langsung oleh Ketua BDI TOTAL E&P Indonesie wilayah Balikpapan, Prima Irmansyah dan Kepala IZI Perwakilan Kaltim, Muhammad Ardhani .

“Saya berharap dengan kerjasama ini lembaga zakat di bawah BDI dapat berfungsi kembali dan dapat mengoptimalkan dana zakat karyawan. Selain itu lembaga zakat yang ada dibawah BDI dapat lebih rapi dalam manajemen pengelolaan zakat sehingga berdaya guna untuk masyarakat Kota Balikpapan,” ujar Prima, Ketua BDI TOTAL E&P Indonesia wilayah Balikpapan Prima Irmansyah

“Kami sangat mengapresiasi BDI Total yang resmi menjadi Mitra IZI (MIZI) dalam pengelolaan dana zakat infaq dan shadaqah. Harapannya dengan kerjasama ini pengelolaan potensi zakat khususnya di wilayah perkantoran dapat lebih maksimal, sehingga semangat karyawan dalam berzakat lebih terasa dan lebih mudah dalam penyaluran zakatnya,” kata Muhammad Ardhani, Kepala IZI Perwakilan Kaltim

Untuk pengelolaan dana ZIS, kedua lembaga akan fokus pada dua aspek penyaluran program yakni program pemberdayaan dibidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta program layanan langsung mustahik seperti Layanan Pendampingan Orang Sakit (LAPORS), Layanan Antar Jenazah (Latahzan) dan Layanan Kesehatan Keliling.

“Sedangkan untuk program selama bulan Ramadan akan dilaksanakan beberapa program seperti PLKD (Paket Lebaran Keluarga Dhuafa), PIT (Pakat Ifthor Takjil), PBY (Paket Belanja Yatim) dan program Sedekah Alquran,” ungkap Ardhani. (nai)