.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2018

Timses Jokowi-Ma’ruf Amin dan Tokoh Masyarakat Balikpapan Silaturahmi dengan Awang

Balikpapan, NMK- Toko masyarakat dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang didaulat sebagai ketua tim sukses pemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2023 melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Balikpapan di Hotel Grand Senyiur, Sabtu (8/09/2018).

Acara ini juga dihadiri ketua tim relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Kota Balikpapan Sutrisno, tokoh masyarakat, pimpinan ormas, dan ratusan simpatisan.


Ketua tim relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Balikpapan Sutrisno dalam sambutanya, membacakan surat pernyataan dukungan tokoh masyarakat dan ormas untuk siap memenangkan pasangan Jokowi Ma’ruf Amin sebagai Calon Presiden RI periode 2019-2024.

“Jadi saya siap untuk memenangkan Jokowi- Ma’ruf Amin di Balikpapan,” terang Sutrisno didampingi Sekretaris Imam Gazali.

Selain itu, Sutrisno juga mengemukakan alasannya sehingga dirinya menjatuhkan pilhannya kepadfa pasangan Jokowi - Maruf Amin.
Terdapat beberapa alasan sehingga kami mementapkan pilihan politik ini, salah satunya adalah pembangunan di Indonesia yang begitu pesat perkembangannya danb tidak tergiur dengan godaan politik yang dibutikan anakn-anaknya yang salasatunya hanya jualan martabak ", urai Sitrisno.

Mengenai target suara yang akan dicapai timnya, Sutrisno mengatakan akan meraup perolehan suara sebanyak 60 persen dari total pemilih di Balikpapan. " "Untuk itu, nantin ya kami akan turun kebawah mendekati warga guna mensososialisasikan progran pasanagn calon yanga kami usung", ungkap Sutrisno kepada sejumlah wartawan seusai acara.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Kaltim, Awang Farouk Ishak mengaku, bahwa dirinya telah dikukuhkan Sabtu (1/09/2018). “Saya luruskan bahwa saya bukan hanya tim sukses relawan tapi juga tim sukses parpol,” tandasnya.

Saat ini, kata Awang, dirinya telah berkelling Kaltim melakukan sosialisasi tentang pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Saya telah bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama di Kaltim. Insyaallah mereka siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” pungkasnya. (naim)

Senin, 02 Juli 2018

Konferensi VI PP IPMIL Palopo, Tetapkan Harbiyanto Sebagai Ketua Umum

Makassar, NMK-Pembukaan Konferensi VI PP IPMIL Palopo pada 30 Juni - 1 Juli 2018 di Gedung Saokotae dibuka oleh Dr. H.M. Suyuti Yusuf, M,Si. Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat mewakili Pemerintah Kota Palopo.

Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Walikota karena tidak hadir dalam pembukaan Konferensi VI PP IPMIL Palopo yang dihadiri oleh utusan-utusan komisariat dalam jajaran PP IPMIL Palopo dan tamu undangan.

Salah satu agenda Konferensi adalah memilih dan menetapkan Formateur/Ketua Umum PP IPMIL Palopo.

Berdasarkan pada mekanisme pemilihan formateur/ketua umum maka Konferensi PP IPMIL Palopo VI telah menetapkan Harbiyanto sebagai Ketua Umum PP IPMIL Palopo.
Harbiyanto yang terpilih sebagai Ketua Umum PP IPMIL PALOPO mengatakan bahwa ingin memajukan IPMIL Palopo sebagai wadah pemersatu mahasiswa Kota Palopo yang menuntut ilmu dimakassar dan sebagai organisasi kedaerahan maka PP IPMIL Palopo akan terus bergerak dalam peningkatan kualitas kader.

Semoga ini merupakan langkah awal bagi PP IPMIL Palopo  untuk menunjukkan eksistensinya. Lanjut Harbiyanto yang juga merupakan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas)
"PP IPMIL Palopo hanya ada satu, makanya ini akan menjadi tantangan bagi saya untuk mendata dan merangkul mahasiswa palopo yang melanjutkan studi di makassar dan akan menjadi sebuah wadah bagi mereka untuk menunjukkan kreatifitas dan intelektualitas," tegas Harbiyanto.

Ditempat terpisah Abdul Rahman Rahim salah seorang Steering Committe Konferensi mengatakan bahwa dengan terpilihnya  Harbiyanto selaku Ketua Umum membuktikan eksistensi PP IPMIL Palopo sebagai kepengurusan yang legal.

"Terima kasih yang sebesar besarnya kami ucapkan kepada  Pemerintah Kota Palopo yang telah membantu dalam menyukseskan Konferensi PP IPMIL Palopo VI," ,ujar Arham selaku Panitia Pelaksana.(naim/iwan)

Minggu, 24 Juni 2018

Ingin Pilih Pengurus Baru BPK PP IPMIL Palopo akan Laksanakan Konferensi VI

Makassar, NMK- PP IPMIL (Pengurus Pusat Ikatan Pemuda Mahasiswa Luwu) Palopo sebagai organisasi kader kedaerahan akan mengadakan proses regenerasi kepengurusan melalui mekanisme konferensi yang dihadiri oleh utusan-utusan komisariat dalam jajaran PP IPMIL Palopo.

Badan Pekerja Konferensi ( BPK) yang telah dibentuk berdasarkan Surat Keputusan PP IPMIL Palopo menetapkan saudara Harbiyanto sebagai Ketua Badan Pekerja Konferensi PP IPMIL Palopo
Harbiyanto yang di temui usai rapat dengan BPK mengatakan bahwa PP IPMIL Palopo sebagai organisasi kader kedaerahan yang menghimpun mahasiswa Kota Palopo yang menuntut ilmu di makassar, akan menunjukkan kembali eksistensi nya dan juga menjadi sentrum pergerakan kemahasiswaan.

"PP IPMIL Palopo adalah wadah bagi teman teman yang sedang aktif sebagai mahasiswa di makassar. Dan juga di sini tidak terlepas dari asas kekeluargaan untuk mempersatukan semua pihak", ungkap Harbiyanto, kepada media NMK belum lama ini.

MenurutcHarbiyanto BPK akan melaksanakan konferensi secepatnya. ,"Kami tidak ingin ada interfensi dari pihak manapun untuk melaksanakan konferensi PP IPMIL Palopo", lanjut Harbiyanto.

Senada dengan itu,  Achreman selaku Steering Committee Konferensi Ke -  VI PP IPMIL Palopi menyampaikan bahwa konferensi akan dilaksanakan secepatnya.

Pasalnya kata dia, BPK ini telah terbentuk sejak usainya masa periode kepengurusan PP IPMIL Palopo cuman karena berbagai hal kendala yang mereka hadapi sehingga konferensi ini belum terlaksan.

Begitupun Haeruddin Rachim  Ketua Umum PP IPMIL Palopo yang menegaskan bahwa Konferensi VI akan dilaksanakan secepatnya dan adapun pihak-pihak yg akan melaksanakan konferensi di luar dari badan pekerja konferensi adalah tidak sah dan bukan bagian dari PP IPMIL PALOPO. (naim/iwan)

Sabtu, 10 Februari 2018

Golkar Kaltim Akan Deklarasi Paslon di Balikpapan

BALIKPAPA,NMK - KPU akan menetapkan empat pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam Pilgub Kaltim 2018 pada Senin (12/2) mendatang. Untuk paslon yang diusung Partai Golkar, H Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail (Annur), rencananya akan dideklarasikan di Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome.

“Kalau tak ada halangan, setelah penetapan paslon oleh KPU, kami segera deklarasikan paslon yang diusung Golkar,” ujar Ketua Harian DPD Partai Golkar Balikpapan, Kasharyanto, belum lama ini.

Setelah ditetapkan sebagai paslon, lanjutnya, akan ada pencabutan nomor urut paslon. Deklarasi digelar sesudah itu, antara tanggal 14 atau 15 Februari. Partai Golkar juga bakal mengerahkan seluruh kader dan anggotanya, guna menyukseskan deklarasi tersebut.

“Kami lihat nanti. Yang jelas, deklarasi itu akan semarak dan gedung Dome akan penuh oleh para pendukung Annur,” sebutnya.

Menurutnya, deklarasi akan dihadiri ribuan kader maupun simpatisan Partai Golkar di Balikpapan. “Anggota saja ada enam ribuan. Ditambah lagi simpatisan. Ya, bisa ada 12 ribu yang akan hadir nanti. Yang jelas, kita yakinkan bahwa gedung Dome itu akan dipenuhi oleh ribuan orang,” sebutnya.

Partai Golkar dan Nasdem berkoalisi mengusung paslon Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail. Dalam deklarasi Annur nantinya, juga akan dirangkai dengan pelantikan tim pemenangan, tim sukses, pengurus Golkar tingkat kecamatan (PTK), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), serta organisasi sayap Partai Golkar.

“Pelantikan ini nanti dilakukan Ketua Golkar Balikpapan Rahmad Mas’ud,” pungkasnya. (naim)

Kamis, 25 Mei 2017

Pendamping Rita di Pilgub Kaltim 2018 Masih Digodok DPP Golkar

Pembukaan Rapimnas Golkar II di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (23/5)
BALIKPAPAN,NMK -Rita Widyasari resmi diusung Partai Golkar dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Sebaliknya, siapa yang akan mendampingi Rita hingga kini masih dalam seleksi ketat DPP. Partai yang dinakhodai Setya Novanto (Setnov) itu baru akan mengumumkan calon gubernur pada Juli ini. 

Nama-nama yang mencuat seperti Sofyan Hasdam, Farid Wajdy hingga Makmur HAPK diberi waktu dua bulan lagi membuktikan kapasitasnya. Ihwal terpilihnya Rita diumumkan langsung oleh Setnov dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar di Hotel Novotel Balikpapan, Senin (22/5) malam. 

Kata Setnov, bupati Kutai Kartanegara itu sudah dua kali disurvei. Survei pertama, tingkat keterpilihan Rita 50 persen. Terbaru, meningkat 10 digit jadi 60 persen. Sehingga sejak Rapimnas dimulai pada 21 Mei, Golkar memutuskan Rita sebagai calon gubernur (cagub). “Sesuai persetujuan teman - teman semua, maka Rita kita putuskan jadi calon gubernur,” ungkapnya di hadapan petinggi Golkar. Di antaranya Abu Rizal Bakrie, Agung Laksono, Akbar Tanjung dan Idrus Marham. 

Saat disinggung siapa pendamping Rita, kepada media ini, Setnov masih enggan menyebut nama. Namun dia sudah mengantongi tiga nama calon pendamping Rita tersebut. “Kalau Bu Rita sudah bulat. Nah nama-nama ini belum,” ungkapnya. 

Setnov juga mengenalkan Rita Widyasari ke seluruh ketua DPD se-Indonesia yang menghadiri Rapimnas Partai Golkar. Rita  disebutnya sebagai calon tunggal kandidat yang akan bertarung dalam Pilgub Kaltim. Bupati Kutai Kartanegara itu dianggap punya elektabilitas tinggi. Namun, penunjukan Rita sebagai cagub belum diserahkan kepada putri mendiang Syaukani HR itu.  

Hal tersebut diakui perempuan berjilbab itu. Dikatakan, seperti apa wujud mandat tersebut belum ia ketahui. “Saya juga tunggu-tunggu SK. Sebenarnya sudah di plenokan. Tapi seperti apa wujudnya saya masih tunggu-tunggu. Dengar -dengar mau diberikan pas penutupan (rapimnas),” katanya. 

Meski demikian, Rita mengaku surprise atas tanggung jawab yang diberikan. Sebagai kader yang meniti karier dari bawah, Rita mengaku bangga. Bahkan dirinya tidak tidur selama dua hari untuk menyiapkan rapimnas ini. Dia melanjutkan, permintaan DPP, dirinya diminta mengirimkan tiga nama untuk diproses oleh pengurus pusat. 

Dari tiga nama yang mencuat, Rita menyebut nama Farid Wajdy memiliki elektabilitas tinggi. “Tapi harus mengikuti mekanisme partai. Nanti tidak kasi tiga nama untuk diputuskan,” ungkapnya. Rita mengaku siap menjalani sosialisasi. Mengenalkan dirinya kepada masyarakat termasuk di Balikpapan. Bahkan dirinya menyebut sudah banyak warga Kota Minyak yang mengenal sosoknya. Sehingga dia optimistis meraih suara kemenangan di Balikpapan. 

“Alhamdulillah tadi saya tanya pedagang di pasar, banyak yang sudah kenal saya. Meski saya belum ada sosialisasi. Jadi ini bagus,” ujarnya setelah kunjungan ke Pasar Pandan Sari kemarin pagi bersama Setnov. Salah satu strategi yang akan dikeluarkan Rita adalah memanfaatkan pengaruh Rahmad Mas’ud sebagai ketua Golkar Balikpapan yang juga Wakil Wali Kota Balikpapan. 

Selain itu juga ada nama Abdulloh yang merupakan ketua DPRD Balikpapan, yang juga menjabat sekretaris Golkar Balikpapan. Dua orang ini diharapkan mampu mendongkrak popularitasnya. Karena itu Rita dalam pelantikan menugaskan Rahmad mencetak kader baru. “Saya minta hingga Juli ini ada 3 ribu kader dengan KTA (kartu tanda anggota). Ini wajib untuk membesarkan Golkar di Balikpapan,” ujarnya. 

Rita mengungkapkan, salah satu cara dirinya mengangkat suara adalah memanfaatkan 10 calon pendampingnya. Masing-masing dari mereka harus secara intens melaporkan perkembangan agenda dan kegiatan yang dilakukan. Dirinya menyebut bakal calon wakil gubernur (bacawagub) wajib melakukan sosialisasi ke masyarakat. 

Rita masih enggan menyebut siapa dari 10 calonnya yang paling dominan. Karena hingga kini, kesepuluhnya tampak rajin turun ke lapangan. Bahkan banyak program yang akan dan sudah dilakukan para calon bacawagub untuk meyakinkan dirinya, jika yang bersangkutan merupakan pilihan terbaik. 

“Ini yang membuat saya pusing. Pak Adi Darma (wali kota Bontang 2011-2016) mau memanggil ustaz nanti jelang puasa. Seperti Pak Farid Wadjdy (mantan wakil gubernur Kaltim) rajin ke lapangan. Pak Andi Sofyan Hasdam (wali kota Bontang 2001-2011) dengan massa yang banyak. Jadi sekarang saya masih wait and see,” sebut Rita. 

Meski demikian, DPP Golkar sudah memberikannya kewenangan untuk menentukan cawagub. Apakah dari internal partai maupun eksternal. (naim)

Senin, 22 Mei 2017

Golkar Pasang Target 30 Persen Suara pada Pileg 2019

BALIKPAPAN, NMK - Partai Golkar akan membahas sejumlah persiapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden pada Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar yang berlangsung mulai Minggu (21/5/2017) hingga Selasa (23/5/2017) di Hotel Novotel Balikpapan.
Di antaranya adalah membentuk badan
pemenangan pemilu dari tingkat pusat hingga daerah dan proses rekrutmen bakal calon legislatif.
Ketua Penyelenggara Rapimnas Golkar II Nurdin Halid menuturkan, rekrutmen dilakukan lebih dini sebelum tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai untuk mencapai sejumlah target politik.
Target yang dibebankan antara lain 30 persen suara pada pileg. "Kali ini kami lebih awal karena Partai Golkar menargetkan kemenangan di pileg 30 persen dan memenangkan Pilpres," kata Nurdin di Novotel, Balikpapan, Minggu siang.
Untuk mencapai target itu, bakal calon legislatif diinstruksikan terus menyosialisasikan tiga hal, yakni sosialisasi program partai, sosialisasi bakal calon legislatif dan sosialisasi calon Presiden.
Adapun Golkar telah mendeklarasikan untuk mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Pada Rapimnas kali ini persiapan Pileg dan Pilpres akan lebih dimatangkan.
"Sosialisasi capres sekarang pun sudah berjalan. Setiap Musyawarah Daerah sudah memajang foto capres," ujar Ketua Harian DPP Partai Golkar itu. Di samping membahas persiapan Pileg dan Pilpres 2019, Rapimnas juga akan membahas persiapan Pilkada Setentak 2018 dan sejunlah persoalan bangsa. (na)

Konsolidasi Tinggal Setahun, Golkar Tak Usah Bicara Aneh-aneh

BALIKPAPAN, NMK- Politisi Senior Partai Golkar Luhut Binsar Panjaitan memuji capaian Partai Golkar pada Pilkada 2017. Golkar berhasil meraih kemenangan sebesar 58 persen.

 Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Hotel Novotek Balikpapan, Minggu (21/5/2017).

 Menghadapi Pilkada 2018, Luhut mengimbau agar Golkar tetap fokus dan tetap solid. Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu meminta agar Golkar tak terpengaruh isu-isu yang berkembang di luar.

 "Konsolidasi tinggal setahun, enggak usah bicara aneh-aneh. Yang urusin mau KPK kek, mau apa kek, sudah ada yang urusin. Tenang aja, enggak ada masalah itu," kata Luhut, Minggu sore.   "Ada yang urusin Pilkada, ada yang urusin Jaksa Agung, ada yang ngurusin KPK, semua sesuai kepercayaan masing-masing aja. Enggak usah ributin itu. Kompak aja Golkar," sambung dia.

Namun Luhut tak merinci pernyataannya tersebut. Luhut juga meminta agar Golkar tetap satu dan tak terpecah belah.

Meskipun masih banyak kekurangan, dia meyakini partai berlambang pohon beringin itu masih tetap yang paling hebat. "Golkar jangan mau dipanasin. 'Eh kau mau jadi Ketum, kau jadi Sekjen'. Kalau itu kita pegang, enggak ada yang bisa lawan Golkar. Golkar masih the best," kata dia.(na)

Sudah Final, Golkar Usung Joko Widodo pada Pilpres 2019

BALIKPAPAN, NMK- Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menegaskan keputusan Partai Golkar untuk mengusung Joko Widodo pada Pilpres 2019 sudah final. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar. Idrus menjawab usulan salah satu kader untuk mengevaluasi dukungan Golkar terhadap Jokowi. Kader itu mengacu pada hasil survei yang menyebut bahwa dukungan Golkar untuk Jokowi tak menuai hasil apapun. Elektabilitas partai tak juga meninggi meski mendukung Jokowi sejak dini.

itu didasari sejumlah pertimbangan, yakni pertimbangan ideologis, politik praktis, visi-misi, dan coat- effect. Ia meyakini, pencalonan Jokowi tetap akan berpengaruh terhadap elektabilitas Golkar, berapapun jumlahnya. Selain itu, dalam rangka meningkatkan pengaruh pencalonan tersebut, ia justru menginginkan agar sosialisasi pencalonan Jokowi lebih diefektifkan. "Ada beberapa daerah yang belum kita jelaskan, justru karena kita belum efektif menyosialisasikan pencalonan Jokowi maka tentu dampak terhadap elektabilitas Golkar masih rendah," ucap mantan Anggota DPR dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan itu. Adapun Rapimnas kedua Golkar di bawah kepemimpinan Novanto ini menurutnya tak lagi untuk membahas pencalonan Jokowi melainkan untuk mematangkan langkah sosialisasi pencalonan Jokowi. Saat ini, Golkar memiliki tanggungjawab untuk menyukseskan Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Jika sukses, maka akan menjadi modal politik bagi Golkar di 2019 mendatang. Kerja Golkar untuk meraih kesuksesan di 2019 menjadi lebih ringan. (Baca: Akbar Tanjung Sebut Elektabilitas Golkar Turun Sejak Setya Novanto Jadi Ketum) "Kalau sukses, kita punya modal politik," ujar Idrus. Adapun dalam survei yang disampaikan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Rapimnas Golkar, Minggu malam, salah satu poin yang disampaikan adalah terkait positif-negatif Golkar mencalonkan Jokowi di Pilpres 2019. Kekurangannya, elektabilitas Jokowi tengah menurun. Selain itu, PDI-P cenderung lebih diuntungkan dan mendapatkan efek elektoral Jokowi lebih besar ketimbang partai lain, termasuk Golkar. "Survei Mei 2017, sebanyak 55 persen menyatakan bahwa PDI-P adalah partai yang paling dekat dengan Jokowi. Hanya 20,5 persen yang menyatakan Golkar," tutur Peneliti LSI Adjie Alfaraby.

Calon Gubernur Kaltim Rita Widyasari Sumbangkan Lagu untuk Warga Balikpapan

BALIKPAPAN,NMK - Kehadiran calon gubernur Kaltim dari Partai Golkar, Rita Widyasari di Lapangan FONI Kebun Sayur minggu (21/5) Kecamatan Balikpapan barat disambut meriah oleh masyarakat Balikpapan.
Rita pun dengan hangat menyambut sapaan masyarakat yang mengelukan namanya. Rita... Rita..., teriak warga menyapa bupati perempuan pertama di Kalimantan itu.
Tak ada rasa canggung masyarakat saat bertemu dengan calon gubernur Kaltim dari Golkar tersebut. Begitu Rita hadir di tengah mereka, masyarakat langsung berebut foto dengannya. Selain itu Rita menyempatkan menyumbang lagu berjudul Cucak Rowo yang disambut meriah oleh seluruh masyarakat yang mengikuti jalan sehat.
Selain Rita, turut hadir di kegiatan itu yakni Wakil MPR RI Mahyuddin, mantan Walikota Bontang Sofyan Hasdam, Wakil Walikota sekaligus ketua DPD kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Ketua DPRD sekaligus Sekjen partai Golkar Balikpapan Abdulloh.
Rita, pada kesempatan tersebut juga mengambil nomor undian dimana Sumartini, warga Balikpapan Barat, beruntung membawa pulang sepeda motor.
Sebelumnya, hujan yang sempat mengguyur dikawasan Lapangan FONI Kebun Sayur, tidak membuat semangat masyarakat Balikpapan yang mengikuti jalan sehat bersama Golkar Balikpapan, memudar.
Sejak pagi, ribuan warga Balikpapan sudah berkumpul di sekitar lapangan FONI. Mereka tampak antusias mengikuti jalan sehat yang berhadiah utama 1 buah mobil, 2 umroh, 2 sepeda motor, 4 sepeda dan berbagai hadiah menarik lainnya ini.
"Alhamdulillah di sini hadir pengurus DPP, ada Pak Mahyudin Wakil Ketua MPR, yang kita bangga pada acara hari ini dihadiri oleh salah satu orang penting di Indonesia, kemudian hadir juga Pak Sofyan Hasdam calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur beliau dua periode jadi Walikota Bontang, Rahmad Masud Ketua Golkar Kota Balikpapan yang baru tadi malam saya lantik dan Ketua DPR Abdulloh yang juga menjabat sebagai sekretaris Partai Golkar," kata Rita Widyasari dalam sambutannya.
Rita mengungkapkan dirinya yakin bahwa Balikpapan akan memilih Golkar, karena Golkar ingin berbuat terbaik untuk rakyatnya dan selalu ingin berada di tengah-tengah masyarakat. "Partai Golkar ingin berbuat terbaik untuk rakyatnya dan berada ingin selalu di tengah masyarakat contohnya jalan santai pada hari ini, ini sebenarnya ramai sekali, tapi karena hujan makanya gak berkumpul di satu tempat saja, sebetulnya ramai sekali," katanya.
Terkait kesiapannya dalam pertarungan untuk merebut kursi gubernur pada Pilgub 2018 mendatang, Rita mengaku dirinya telah siap. Dirinya juga terus melakukan konsolidasi baik untuk partai Golkar maupun relawan.
Rita Widyasari juga telah meminta Ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud untuk konsolidasi hingga ke kcamatan dan kelurahan. Selain itu, pihaknya juga harus memastikan minimal ada 3.000 KTA. "Harus konsolidasi sampai kelurahan kecamatan dan memastikan KTA kita ada untuk 3.000 KTA itu minimal," kata Rita.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait balon cawagub, pihaknya mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum diputuskan siapa yang akan mendampinginya bertarung dalam pemilihan gubernur kaltim pada 2018 mendatang.
Disampaikannya, hingga kini masih ada 10 calon yang masuk. Hingga saat ini juga belum diputuskan apakah balon cawagub dari internal Golkar atau dari luar Golkar. "Untuk wakilnya belum, Nanti kan September, saat ini belum ada nama lagi, masih 10. Saya belum bisa memutuskan dari dalam atau luar, karena itu ada penilaiannya," katanya.
Ia katakan, hingga saat ini, seluruh balon cawabub wajib melakukan sosialisasi. Bagi yang tidak sosialisasi, maka akan terdiskualifikasi dengan sendirinya. Sementara yang sosialisasi dan massanya banyak itu akan menambah nilainya. (na)

Minggu, 21 Mei 2017

Rahmad Mashud Resmi Nakhodai DPD Golkar Balikpapan

Pengukuan Pengurus DPD Golkar Balikpapan di Hotel Novotel Balikpapan, Sabtu (20/5)
BALIKPAPAN, NMK- Usai sudah sudah konflik internal dalam tubuh DPD Golkar Balikpapan setelah pengurusnya yang baru mendapat pengukuhuan secara resmi dari DPD I Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Sabtu malam (20/5) di Hotel Novotel Balikpapan

Kendatai pelantikan pengurus yang bari itu mengalami agak lambat darai yang dijadwalkan sebelumnya yang membuat sebagaian simpatisannya kedualaun pulang, namun secara seremonial pengukhuan ini cukup signifikan untuk menjadikan Golkar Balikpapan menjadi terbaik di Kaltim pada masa-masa yang akan datang.

Ketua DPD Golkar Balikpapan terpilih H. Rahmad Mashud, SE mengakui dari sepulug DPD yang bernaung di bawah koordinasi kepengurusan DPD I Provinsi, Balikpapanlah yang paling terkenal mengalami permasalahan internal yang agar rumit dan ruwet.

"Meskipun demikian saya berkeyakinan bahwa dengan selesai badai yang melanda kepengurusan DPD Golkar Balikpapan ini, maka justru akan menjadikannya yang terbaik ke depan," ungkap Rahmad sesaat setelah pengukuannya sebagai Ketua Golkar Balikpapan.

Semntara, dalam pidatonya Rita mengintruksikan agar dalam waktu sebulan ini pengurus baru Golkar Balikpapan dapat membuat KTA paling sedikit 3000 sebagai paling lambat Juli 2017 sebagai persyaratan proses verifikasi factual parpol pada Oktober 2017.

Selain itu targetnya kursi yang bisa dicapai minimal 15. Target ini bukan hanya ada di Ketua dan sekretaris namun juga seluruh kader. “Dia bukan superman tapi supertim dia butuh kerja tim dan kader untuk memenangkan ini,” ujarnya

"Kondisi 2018 kita pilgub dan 2019 tidak lama dan mudah-mudahan semua bisa dimenangkan partai Golkar,” tukasnya. 


Yang menarik dalam pelantikan ini, Ketua Golkar Kaltim Rita Widyasari membantah jika nama Sekretaris Abdulloh muncul dalam susunan pengurus Golkar Balikpapan 2017-2020 di menit-menit terakhir (injuri time) sebelum pelantikan.

Bahkan Rita menyatakan penyusunan itu sudah lama dibuat. Kalau pun terlambat pelaksanaan pelantikan lebih disebabkan keterlambatan kehadirin karena kesibukannya.

Sebelumnya nama-nama pengurusan itu dibeber di meja tamu oleh panitia dan tidak masuk nama Abdulloh bersama kader loyalnya. Menanggapi hal ini Rita memastikan hal itu tidak benar. “Itu kamu yang bilang. Sumpah-sumpah. Dia malah (Abdulloh) duluan yang datang. Saya (telat) keliling dulu liihat bendera-bendera kemudian saya baru sampai rumah setengah delapan. Ditunggu disini ditunggu sekda saya ada Yani dengan Inspektorat soal WTP. Terus saya ketemu dengan yang berantem itu pak Abudlloh suapaya tidak mencabut laporannya,” terang Rita usai pelantikan semalam (20/5/2017)
Rita meminta kalau kedua masih berkelahi antara Abdulloh dan Wali Nono sebaiknya keluar saja.

“Ngapain dalam satu partai berantem kecuali kamu beda partai beradu argument nggak apa-apa. Kalau satu partai satu perintah. Saya tidak permasalahan kalau itu masalah kata-kata saja. Tinggal sekarang mencabut jangan sampai satu pertain kelahai sampai polisi hingga kin belum ada putusan,” tandasnya.

Abdulloh kata Rita sudah diminta untuk mencabut laporan itu. “Saya minta cabut itu ya besok. Tanya sama orangnya kapan mau cabut laporannya tapi dia berjanji depan kami,” tegasnya.

Rita meminta keduanya dapat bekerjasama. Diakui menyatukan mereka tidak mudah karena masing-masing punya potensi.Rita berharap keduanya dapat membangun kebersamaan (rekonsialiasi) secara permanen baik di DPRD maupun kepengurusan.
“Saya minta dilakukan rekonsialiasi permanen menghilangkan blok-blok didalamnya. Setuju?, kalau berblok-blok harusnya keluar saja. Itu berarti tidak menghormati pak rahmad, pak sekjen.keluar saja kalau masih terjadi. Itu tidak masalah,” tegasnya saat pidato.

“Kalau masih menggeroti itu bukan orang berpartai sebab di Golkar ada nilai-nilai kesetiakawanan,” sambungnya.

Selanjutnya dia juga meminta agar setelah pelantikan ini golkar bisa berjalan solid, tidak pemecatan baik di pengurus maupun di DPRD. (naim)

Kamis, 18 Mei 2017

20 Mei, Rita Pastikan Lantik Rahmad Mashud

Ketua DPD I Golkar Kaltim sekaligus sebagai  Bupati Kutai Kartanegara,
BALIKPAPAN, NMK – Polemik Golkar akhir dapat dikatakan kini telah berakhir, setelah Ketua DPD I Golkar Kaktim Rita Widyasari mendapat surat diskresi DPP guna memuluskan langkah pengusaha muda yang kini dipercaya wakil wali kota ini akan memimpin Golkar Balikpapan

"Belum lama ini saya telah mendapatkan diskresi DPP mengenai Rahmd Mas’ud memimpin Golkar Balikpapan. Karena itu ssya memastikan akan melantik ketua DPD Golkar Balikpapan terpilih, Rahmad Masud, Sabtu (20/5) mendatang atau satu hari sebelum acara Rapimnas 21 Mei. Rita mengaku mendapatkan surat diskresi dari DPP," beber Bupati Kutai Kartanegara,saat ditemui di Gran Sinyiur dalam Workshop Inspektorat Kaltim bersama KPK (17/5/2017).

Secara tegas , Rita katakan pihaknya positif akan melantik Rahamad pada tanggal 20 Mei 2017. "Ini berdasarkan surat diskresi yang dikirimkan oleh DPP kepada saya. Tempatnya saya belum tahu, tergantung panitianya,” ungkapnya.

Kasus Golkar Balikpapan diakui Rita unik dan memang kompleks. Menurutnya banyak yang menyebut Rahmad Masud tidak bisa dilantik karena adiknya ternyata belum juga mundur dari posisisnya sebagai ketua DPC Demokrat Balikpapan. 

Kondisi inilah yang membuat Rita pun masih belum dapat memastikan pelantikan Rahmad Mas’ud. Namun dengan adanya perintah DPP dipastikan wakil wali kota ini akan dilantik 20 Mei mendatang. 

“Soal ini saya tanya Pak Rahmad juga dia bingung. Kok adiknya belum mundur. Tetapi akhirnya ada diskresi itu dan dari DPP juga mendesak segera dilakukan pelantikan. Makanya ini jadwal saya sibuk. Soalnya di tanggal 21 Mei itu Rapimnas,” tandasnya. 

Diskresi ini memastikan sikap Rita untuk melantik Rahmad Mas’ud dan menggugurkan semua penghalang wakil wali kota in untuk memimpin secara resmi Golkar Balikpapan. (naim)

“Partai itu dinamis. Jika ada perintah dari atasan, maka saya wajib mengikuti. Pelantikan Pak Rahmad sudah pasti. Diskresi sudah ditangan saya, mau saya tunjukkan tapi saya lupa foto,”pungkasnya. (naim)

Rabu, 05 Oktober 2016

Setnov Bakal Lantik Pengurus Baru DPD I Golkar Kaltim di Balikpapan


 
Balikpapan, NMK-  Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) akan datang  di Balikpapan, akhir pekan ini, guna melantik Pengurus DPD I Partai Golkar Klatim. Selain dipastikan memimpin pelantikan pengurus DPD I Golkar Kaltim, Setnov bersama Rita Widyasari juga dijadwalkan akan bertatap muka dengan petani dan nelayan Manggar di Balikpapan Timur.

Agenda blusukan ke salah satu wilayah yang merupakan basis pemilih Golkar tidak terlepas dari upaya konsolidasi maksimal. Hal itu dilakukan setelah Rita Widyasari yang saat ini menjabat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), akan didaulat memegang kendali DPD I Golkar Kaltim, melalui forum Musyawarah Daerah (Musda) di Jakarta bebe-rapa waktu lalu.

“Betul kami agendakan kunjungan ke kelompok tani dan nelayan di Manggar, sekalian temu kader. Sesuai motto, Suara Rakyat Suara Golkar. Jadi ya kami harus buktikan kalau Golkar itu dekat dengan rakyat dan mau mendengar aspirasi,” terang Sekertaris DPD I Golkar Kaltim, Abdul Kadir , Selasa (4/10).

Selain mengagendakan temu kader serta merampungkan pengukuhan pengurus pada Minggu (9/10) me di Bndatang, DPD I Golkar Kaltim juga menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) untuk merumuskan starategi dan pemetaan peluang kemenangan dalam suksesi Bupati Panajam Paser Utara (PPU) serta Pemilihan Gubernur 2018.

“Tanggal 9 Oktober itu kami ada dua agenda pokok, pelantikan dan Rakornis serta satu agenda tambahan ketemu petani dan nelayan,”jelasnya.

Sebelumnya, Kadir mengungkapkan, Rakornis bakal dipandu langsung oleh Ahmad Hidayat Mus, yang tak lain merupakan Koordinator Bappilu Golkar Wilayah Indonesia II. Sederet kajian dan telaah politik dipaparkan di hadapan para petinggi Golkar se Kaltim.

“Pak Hidayat Mus akan sajikan kajian strategis pemenangan partai di Pilkada PPU, Pilgub serta Pemilu 2019. DPP akan memaparkan target nasional dan memaksimalkan peran Kaltim mencapai target,” ungkapnya.(kontri1/na) 

Senin, 13 Juni 2016

Terissukan Demokrat Retak, Gafur Harapkan Konsolidasi Partai

Balikpapan, Monitor Kaltim.com - DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur (Kaltim)  melakukan Safari Ramadhan 1437H / 2016M sebagai agenda tahunan partai itu dalam mewujudkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Safari Ramadhan kali ini, dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan H. Rizal Efendi dan Rahmad Masud, Ketua DPC Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) H. Abdullah, akademisi dari Unmul Prof. Jafar Haruna dan salah seorang Wakil Ketua DPRD Kaltim serta tokoh agama sekaligus pembawa taushiyah, Syekh Husein Jafar.

Lewat momen ini pula dua tokoh Partai Demokrat Kaltim,  mencoba menetralkan suasan politik yang akhir-akhir ini mengalami kenaikan tensi, akibat beredar rumors keretakan di tubuh partai yang berlambang mercy itu. Kedua tokoh itu adalah Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syahri Jaang dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Balikpapan H. Abdul Gafur Masud mengharapakn kesolidan partainya 


Gafur  mengatakan, pihaknya beraharap akan terwujud kesolidan di tubuh Partai Demokrat. “Sekarang itu Partai Demokrat diissukan pecah. “Sekali lagi saya katakan bahwa khusus di Balikpapan, Partai Demokrat tidak ada istilah “pecah”,” tegas Gafur seusai Safari Ramadah DPD Partai Demokrat Kaltim di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Balikpapan, Minggu (12/6) .

“Sedangkan kedepan , kami menargetkan agar partai demokrat lebih besar , solid dan semoga juga bisa lebih berperan di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kota Balikpapan,” ungkap Gafur .

Sedangkan untuk keterwakilan anggota partai di lembaga legislatif, Gafur mengatakan setiap partai pasti menginginkan agar mampu mendudukan anggotanya di kursi DPRD, demikian pun juga Demorta. “Saya yakin dengan kesolidan Partai Demokrat perolehan kursinya bisa lebih banyak lagi . Itu harapan saya. Dan mudah-mudahan aja itu terjadi. Kalau kami menargetkan tujug kursi bisa diraih tapi kalu bisa lebih banyak, kami ingin lebih banyak lagi yakni sebanyak 12 kursi di DPRD”, jelas Gafur.

Terkait dengan beredarnya rumors yang menyatakan bahwa masyarakat PPU berkeinginan mencalonkan dirinya untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten PPU, Gafur, mengatakan hingga kini belum mengetahui issu tersebut.

”Mudahan-mudahan aja itu menjadi kenyataan, karena pembicaraan itu adalah doa. Saya berharap teman-teman pers turut mendoakan  biar jadi kenyataan,” ungkap Gafur ditengah gelap gulitanya suasana Safari Ramadhan di Kantor DPC Partai Demkorat Kota Balikpapan, karena mati lampu.

Sementara itu,  Syahri Jaang mengemukakan bahwa Safari Ramadhan ini yang dirangkai dengan buka puasa bersama merupakan agenda  tahunan Partai Demokrat Kaltim. “Kali ini khusus diselenggarakan di Kota Balikpapan. Kegiatan seperti ini akan dilakukan secara bersafari di beberapa daerah tingkat dua, walaupun kami menyadari bahwa wilayah Kaltim sangat luas. Mudah - mudahan Safari Ramadhan ini bisa dilakukan sesuai agenda sebelumnya. Jika memang nanti ada halangan , maka DPC yang telah diagendakan akan dikunjungi, maka akan dimasukkan dalam acara halal bil halal DPD Partai Demokrat Kaltim,” jelas Jaang. Safari ini pertama kali diadakan di Samarinda.

Kedepan, lanjut Jaang, terdapat beberapa agenda nasional Partai Demokrat yang juga dilaksanakn oleh pengurus daerah di seluruh Indonesia,  sebagai ajang silaturahin keluarga besar Partai Demokrat dengan masyarakat luas, seperti  Agustusan, HUT Partai Demokrat, dan pada Okteber Hari Sumpah Pemuda  . 

Tak kalah menariknya, urai Jaang,   tinggal dua Ramadhan lagi kedepan, akan ada even politik secara nasional yakni pemilihan legislatif dan presiden pada 2019. “Diharapkan agar kegiatan partai kedepan, selain bernuansa keagamaan dan sosial juga tidak melupakan “kegiatan politik”.
Mohon maaf Pak Rahmad Masud kalau biasanya pada Bulan Ramadhan, sebelum menjadi Wakil Walikota melakukan bagi-bagi kemasyarakat sebagai CSR perusahaan. Sekarang kegiatan sosial  perusahaan kepada masyarakat juga ke partai politisnya. Jadi pengurus PAC, Ranting dan Rajawali insya Allah mudah-mudahan mendapat bigan juga  lewat kegiatan sosial dan keagmaan perusahaan,” jelas Jaang.

Ini penting, lanjut Jaang,  karena sebagai makhluk sosial tidak bisa kerja sendiri tanpa dukungan pihak lain , termasuk PAC dan Ranting yang mencapai enam kecamatan dan 38 kelurahan agar dirawat terus sampai 2019 dan seterusnya

Selain itu , akhir-akhir ini ada berita di media massa yang  mnissukan  keretakan Partai Demokrat . "Saya berharap semua kader menahan diri, apa lagi ini Bulan Ramadhan, mengenai statemen-statmen di media massa, biarlah itu bergulir apa adanya sebagaimana yang dikehendaki teman-teeman yang memberikan koreksi kepada partai. Serahkan sajalah kepada DPP," himbau Jaang.

“Kemarin saya sudah sampaikan ke DPP biarlah itu berjalan, agar kita tetap solit  dan berkonsolidasi karena masalah musyawarah daerah dan calon peserta yang diselenggarakan di Kaltim merupakan mekanisme partai dan kebijakan partai yang legal yang dipertanggungjawabkan oleh DPP," tambah Jaang .

Jadi kalau saya sebutkan disini ada pengurus DPD dan Ketua  DPC yang hadir, kata Jaang, mereka itu adalah pengurus yang sah secara defacto."Memang sudah dipilih oleh Musda dan Muscab dan secara defacto telah disusun oleh team formatur dan telah diserahkan kepada DPP .Sekarang mari menungguh proses hukum untuk disahkan dan akan dikembalikan kepada DPD Kaltim dilaksanakan sebagai amanat partai," ajak Jaang.(nai)   




 






















  


Senin, 23 Mei 2016

Ketua DPP PAN Lantik Pengurus DPW PAN Kaltim di Ballikpapan




Balikpapan, Monitor Kaltim.com-Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melantik sebanyak 239  pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk masa bakti 2015 - 2020 sekligus meluncurkan Rumah PAN serta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) I, guna konsolidasi internal dan penataan strukur partai di Balikpapan.